23 April 2011

Mengapa Saya Berbeda?

Saya adalah pengagum dari hal-hal kecil yang tidak pernah orang lain perhatikan. Sebelumnya, mari lupakan sejenak tentang judul posting ini. Judulnya memang terkesan pamer dan aneh.

Saya mulai merasa bahwa saya berbeda semenjak beberapa teman saya berkata kepada saya tentang hal itu. Ada yang bilang bahwa saya ini memiliki pikiran yang kritis, ada pula yang bilang bahwa saya ini out of the box. Perkataan itu bisa merubah mindset saya dengan sekejap. Saya ini seorang Libra, yang mana memiliki pendirian yang mudah goyah. Sekarang ini saya sedang terdoktrin dengan kata-kata teman saya tersebut.

Mengenai diri saya yang berbeda, saya sendiri tidak tau apa yang berbeda. Kalau kata orang, yang berbeda dari saya adalah the way I thought. Mereka bilang saya ini kritis terhadap masalah-masalah. Mengenai masalah orang-orang di jalanan, alien-alien di DPR, makhluk halus di pemerintahan, dan semua hal dari A sampai Z. Namun apakah demikian? Saya lantas makin percaya diri jika memang adanya demikian. Masalah pemikiran yang kritis atau tidak, ini hanyalah masalah kepercayaan dan ideologi seseorang. Saya sangat amat percaya bahwa Tuhan itu memang dapat dirasakan keberadaan-Nya. Ideologi ini kemudian meneruskan kepercayaan itu ke dalam syaraf-syaraf impuls di dalam otak kita. Inilah yang mendasari bagaimana cara kita memandang sesuatu.

Mungkin hal lain yang berbeda adalah cara saya memandang 'anak muda' jaman sekarang (di luar saya). Mengapa mereka mengeluh? Mengapa mereka marah? Mengapa mereka mau dibodohi dengan hal-hal cemen? Jujur, saya bukanlah anak muda yang mem-follow Raditya Dika, Sherina Munaf, atau Pevita Pearce di Twitter. Saya lebih memilih untuk mem-follow mas Pandji, mas Bepe, forum-forum seperti Obsat, JakOnline, atau seorang bapak Tifatul Sembiring yang suka jadi bahan cengan di Twitter. Menurut saya, hiburan itu bukan sesuatu yang gemerlap. Hiburan adalah sesuatu yang putih dan bersih, yang bisa menenangkan jiwa serta pikiran dari hal-hal kotor dan bikin keki. Hiburan bukanlah suatu kesenangan sejenak yang kita dapatkan dan rasakan dengan sia-sia di muka bumi ini (seperti paham hedonis). Hiburan adalah penyejuk jiwa. Hiburan adalah suatu hal yang bisa membuat anda berpikir, dan semakin berpikir.

Anak muda jaman sekarang lebih mudah terpancing emosinya karena tidak bisa mengontrol hal-hal yang mereka lakukan. Mereka terbawa oleh angin yang mengikuti jaman. Mereka seharusnya bisa melakukan sesuatu yang positif, kreatif, inovatif, dan berbeda. Bukan hanya menjadi budak trend. Mengeluh atas hal-hal kecil yang seharusnya tidak mereka keluhkan, justru malah makin menyusahkan orang lain bahkan diri mereka sendiri. Ya, walau terkadang saya masih melakukan hal-hal kecil ini.

Saya merasa saya berbeda karena saya suka untuk jadi beda. Bukan karena saya ingin berubah untuk jadi yang beda, tapi jadilah seseorang yang berbeda karena dengan itulah kamu akan menjadi berbeda.

1 Comments:

Anonim mengatakan...

wah kita hampir satu pemikiran ya hehehe ^^ , saya juga punya temen yg juga dapat mengendalikan emosinya hehe , lanjutkan menulisnya yaa :D ,thnks

#navbar { height: 0px; visibility: hidden; display: none; }