26 Februari 2011

Dermagaku, Dermagamu

Teman, aku ingin bercerita tentang suatu kisah kepadamu
Tentang kisahku yang sangat berarti hingga saat ini

Bahkan yang paling berarti hingga saat ini

Teman, aku ingin menunjukkan suatu hal kepadamu
Tentang hal yang aku miliki
Bahkan hal terindah yang pernah Tuhan berikan kepadaku

Cerita ini adalah cerita tentang aku
Cerita tentang perjalananku
Tentang petualangan terindahku

Ini adalah sebuah cerita tentang cinta yang aku temukan ketika kapalku berlabuh di suatu tempat

Di suatu dermaga yang terletak di teluk sebuah pulau yang indah
Pulau yang dikenal oleh banyak pujangga karena kemahsyurannya
Di pulau itu, dapat kamu temukan hamparan keindahan yang diceritakan oleh para bangsawan
Keramahtamahan penduduk setempat pun akan membuatmu merasa nyaman
Ini semacam sebuah lukisan yang harmoni, yang sengaja Tuhan turunkan dari surga

Suatu tempat yang secara tidak sengaja aku temukan ketika itu

Kisah dimulai ketika suatu hari aku mengarungi samudera untuk menjelajahi dunia
Aku menahkodai kapalku sendiri
Sengaja tanpa awak kapal, karena aku ingin berusaha atas diriku sendiri
Kapalku berangkat dari jauh-jauh hari

Hingga akhirnya persediaan pangan pun habis
Aku terombang-ambing di lautan yang luas
Di bawah badai yang luar biasa
Disambar petir

Aku ketakutan

Tapi aku tidak akan menyerah untuk mati di tengah laut seperti ini
Hingga akhirnya air memenuhi kapalku

Mesin kapalku rusak!
Bahan bakarnya habis!

Aku kebingungan, aku mabuk laut
Aku berusaha untuk terus bertahan
Aku harus berhasil dengan misiku!

Hingga akhirnya pagi tiba, aku menemukan sebuah pulau, dan aku terdampar atasnya

Ternyata, banyak pemuda-pemudi yang sepertiku
Banyak dari mereka yang mengarungi samudera luas untuk menjelajahi dunia
Banyak dari mereka yang terdampar di pulau ini

Ada yang bilang, mereka terdampar karena badai, sama sepertiku
Tapi yang lain bilang, tujuan mereka memang untuk berlabuh di pulau ini
Karena mereka tau tempat ini indah

Hingga aku memutuskan untuk tetap bertahan di pulau ini
Selain menikmati keindahan tempat ini, aku pun mulai kenal dengan teman yang lain
Kami semua jadi sering bercakap-cakap
Kami bertukar pengalaman
Banyak dari kami yang sudah hebat di atas lautan
Banyak pula yang masih sepertiku, pelaut pemula yang nekat

Setiap pagi, aku dan teman-temanku selalu duduk di dermaga
Kami melihat matahari terbit
Sinarnya menyilaukan kami
Namun terangnya menghangatkan kami
Dan setiap sore, kami juga duduk di dermaga untuk lihat matahari terbenam

Dari dermaga, kami melihat jauh ke lautan lepas
Lautan itu tanpa ujung
Namun indah
Ada pantulan matahari di atasnya

Kalian membuat hari-hariku indah

Membuatku lupa akan perjalananku mengarungi dunia
Membuatku ingin terus tinggal di tempat ini

Tapi aku tidak bisa...

Aku harus menjalankan misiku untuk mengarungi dunia
Aku harus melihat semua isi dunia ini
Aku harus meninggalkan tempat ini

Teman, masih banyak tempat yang harus kapalku labuhi
Ini bukan pemberhentian terakhir!
Masih banyak dunia yang belum aku pijak

Atas semua keindahan ini, atas semua kebaikan ini, aku ingin berterima kasih kepada kalian

Atas indahnya menatap matahari pagi dan petang

Atas janji kita untuk kembali kesini suatu saat nanti

Atas impian kita tentang dunia ini di masa yang akan datang

Kelak, ketika kita selesai mengarungi dunia ini, jangan lupa untuk kembali lagi

Teman, sekarang kapalku telah dapat digunakan lagi
Kotak panganku sudah penuh kembali
Bahan bakarku sudah kuisi
Perjalananku telah dapat kulanjutkan
Dan esok hari akan jadi hari yang paling menyedihkan karena aku harus tinggalkan tempat ini

Tempat paling indah dari semua tempat yang pernah aku pijak

Tempat yang paling indah untuk menatap matahari

Tempat yang paling indah untuk melihat pantulannya di atas air

Hingga akhirnya kita kembali kesini lagi
Jangan pernah lupakan saat-saat ini

Teman, sampai jumpa di lain waktu
Semoga impian kita untuk mengarungi dunia ini akan tercapai, tanpa pengecualian

Aku akan selalu ada bersamamu
Saat kau butuh aku, ingatlah dermaga ini
Maka aku akan selalu ada di sisimu...



Dermagaku, Dermagamu
Dedicated to SMA Negeri 68 Jakarta,
Special for keluarga besar angkatan 2011,
More special, XII IPS 1


MD



The sky is getting closer...

2 Comments:

Itulah saya mengatakan...

SABIIIIIII!!!!!!!

merinding bacanya, keren banget!

Mayang Athira mengatakan...

Thanks Bangkit! :)

#navbar { height: 0px; visibility: hidden; display: none; }